Definisi luka.

Luka adalah: hilang atau rusaknya sebagian jaringan tubuh.

Keadaan ini dapat disebabkan oleh trauma benda tajam atau tumpul, perubahan suhu, zat kimia, ledakan, sengatan listrik, atau gigitan hewan. Proses yang kemudian terjadi pada jaringan yang rusak ini ialah penyembuhan luka (dg izin allah ta’ala), yang dapat dibagi menjadi 3 fase;

1.fase inflamasi, berlangsung sejak terjadinya luka sampai hari ke 5.

Pada fase ini tanda dan gejala klinik reaksi radang menjadi jelas berupa warna kemerahan karena kapiler melebar, suhu hangat, rasa nyeri, dan pembengkakan.

2. fase proliferasi, berlangsung dari akhir fase inflamasi sampai akhir minggu ke 3.

Pada fase ini luka dipenuhi sel radang, fibroblast dan kolagen membentuk jaringan berwarna kemerahan dengan permukaan yang berbenjol halus, hal ini disebut jaringan granulasi

3.fase penyudahan, pada fase ini terjada proses pematangan yang terdiri dari penyerapan kembali jaringan yang berlebih, pengerutan sesuai dengan gaya gravitasi, dan akhirnya perupaan kembali jaringan yang baru terbentuk.Fase ini berlangsung berbulan-bulan dan dinyatakan berakhir kalau semua tanda radang sudah lenyap

Klasifikasi penyembuhan luka

Penyembuhan luka kulit tanpa pertolongan dari luar, seperti yang telah diterangkan di atas, berjalan secara alami.Penyembuhan semacam ini disebut penyembuhan sekunder. Cara ini biasanya memakan waktu cukup lama dan meninggalkan parut yang kurang baik, terutama kalau lukanya menganga lebar.

Jenis penyembuhan yang lain adalah penyembuhan primer, yang terjadi bila luka segera diusahakan bertaut, biasanya dengan bantuan jahitan. Parut yang terjadi biasanya lebih halus dan kecil. Namun penjahitan luka tidak dapat langsung dilakukan pada luka yang terkontaminasi berat dan atau tidak berbatas tegas. Keadaan ini diperkirakan akan menyebabkan infeksi bila luka langsung dijahit.Luka yang demikian akan dibersihkan dan dilakukan debrideman (pembuangan jaringan yang telah mati) dahulu baru kemudian dijahit dan dibiarkan sembuh secara primer.

Gangguan penyembuhan luka

Penyembuhan luka dapat terganggu oleh penyebab dari dalam tubuh sendiri (endogen) atau oleh penyebab dari luar tubuh (eksogen).Penyebab endogen terpenting  adalah gangguan koagulasi (koagulopati, gangguan pembekuan darah) dan gangguan system imun. Semua gangguan pembekuan darah akan menghambat penyembuhan luka. Gangguan system imun akan menghambat dan mengubah reaksi tubuh terhadap luka, kematian jaringan,dan kontaminasi.

Gangguan system imun dapat terjadi pada infeksi virus terutama HIV, penyakit menahun seperti TBC, juga pada penyakit diabetes mellitus.Penyebab eksogen meliputi pemberian obat sitostatik, obat penekan reaksi imun.Misalnya setelah transplantasi organ, dan kortikosteroid juga akan mempengaruhi penyembuhan luka.Pengaruh setempat seperti infeksi, hematom, benda asing, serta jaringan mati dan nekrosis sangat menghambat penyembuhan luka.Jadi bila ada luka yang sulit sembuh, harus dilakukan pemeriksaan kembali dengan memperhatikan fase penyembuhan luka untuk menentukan sebabnya gangguan.

Perawatan Luka

Yang pertama dilakukan pemeriksaan secara teliti untuk memastikan apakah ada perdarahan yang harus dihentikan.Kemudian ditentukan jenis trauma, tajam atau tumpul, banyaknya kematian jaringan, besarnya kontaminasi, dan berat ringannya luka.Karena akan berbeda penanganannya.

Kesimpulan :Jjika lukanya ringan atau luka babras saja maka bisa dilakukan perawatan sendiri yaitu : luka dibersihkan dengan larutan yodium kemudian bisa dioleskan propolis adz-dzahabi dan minum bee gamat dan shark liquid.Tapi jika luka cukup parah maka jika tidak bisa menangani sendiri, segera dibawa ke pelayanan kesehatan terdekat untuk dilakukan penjahitan, baru kemudian konsumsi bee gamat,liquid shark dan adz-dzahabi.

Sumber; diringkas dari Buku Ajar Ilmu Bedah

Dr.Tita Kusmawati