Banyak manfaat dan keberkahan dari menghadiri majlis – majlis ilmu.
🌴Ilmu agama harus dipelajari walaupun untuk mendapatkannya harus menempuh jarak yang jauh dari tempat tinggal atau negerinya sebagaimana yang pernah dialami oleh Musa عليه السلام yang menemui Khaidir عليه السلام dan meminta darinya agar mau mengajarkannya ilmu,
sebagaimana firman Allah :
قَالَ لَهُ مُوسَى هَلْ أَتَّبِعُكَ عَلَى أَن تُعَلِّمَنِ مِمَّا عُلِّمْتَ رُشْدًا
“Musa Berkata kepada Khidhr: “Bolehkah Aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang Telah diajarkan kepadamu?” (Al Kahfi : 66)
🌴Tidak diragukan bahwa majelis ilmu adalah salah satu majelis dzikrullah (mengingat Allah), dan merupakan salah satu ibadah yang agung. Dengan dzikrullah seorang hamba mendekatkan diri kepada Rabb-nya, mengisi waktunya dan memanfaatkan nafas-nafasnya.
🌴Berikut diantara keutamaan menghadiri majlis ilmu.
🌱 1. Pahala Besar bagi yang mendatangi masjid untuk menuntut Ilmu
Rasuulullaah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda:
من غدا إلى مسجد لا يريد إلا أن يتعلم خيرا أو يعلمه ، كان له كأجر حاج ، تاما حجته
“Barangsiapa yang pergi ke masjid, tidaklah diinginkannya (untuk pergi ke masjid) kecuali untuk mempelajari kebaikan atau untuk mengajarkan kebaikan. Maka baginya pahala seperti orang yang melakukan haji dengan sempurna.” (HR As-Suyuyhi disohihkan Al-Albaniy dalam at-targhiib, 86)
2. Dimudahkan jalan menuju Surga
Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda:
مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
“Barangsiapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah memudahkan untuknya jalan menuju Surga.” (HR Muslim, 2699)
Di dalam hadits ini terdapat janji Allah bahwa bagi orang yang berjalan dalam rangka menuntut ilmu sya’i, maka Allah akan memudahkan jalan baginya menuju Surga.
🌿Hadits tersebut berisi kabar gembira bahwa Allah akan memberikan kemudahan kepada orang-orang yang gemar menuntut ilmu agama untuk memasuki surga-Nya. Hadits terebut juga menjadi dalil dianjurkannya untuk mendatangi majlis-majlis ilmu Allah akan memudahkan jalannya menuju Surga mempunyai dua makna.
Pertama: Allah akan memudahkan memasuki Surga bagi orang yang menuntut ilmu yang tujuannya untuk mencari wajah Allah, untuk mendapatkan ilmu, mengambil manfaat dari ilmu syar’i dan mengamalkan konsekuensinya.
Kedua: Allah akan memudahkan baginya jalan ke Surga padahari Kiamat ketika melewati “shirath dan dimudahkandari berbagai ketakutan yang ada sebelum dan sesudahnya.
🌱3. Diampuni dosanya oleh Allah
Rasuulullaah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda:
مَا جَلَسَ قَوْمٌ يَذْكُرُوْنَ اللهَ تَعَالىَ فَيَقُوْمُوْنَ حَتَّى يُقَالُ لَهُمْ: قُوْمُوْا قَدْ غَفَرَ اللهُ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَبُـدِّلَتْ سَيِّئَاتُكُمْ حَسَنَاتٍ
“Tidaklah duduk suatu kaum, kemudian mereka berzikir kepada Allah تَعَالىَ dalam duduknya hingga mereka berdiri, melainkan dikatakan (oleh malaikat) kepada mereka: Berdirilah kalian, sesungguhnya Allah telah mengampuni dosa-dosa kalian dan keburukan-keburukan kalian pun telah diganti dengan berbagai kebaikan.” (HR.Ath-Thabrani disohihkan Al-Albany dalam Al-Jami’, 5610)
🌱4. Majlis Ilmu termasuk majelis dzikir sebagai taman surga di dunia ini.
Dari Anas, Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda,
إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوا قَالُوا وَمَا رِيَاضُ الْجَنَّةِ قَالَ حِلَقُ الذِّكْرِ
“Jika kamu melewati taman-taman surga, maka singgahlah dengan senang.” Para sahabat bertanya,”Apakah taman-taman surga itu?” Beliau menjawab,”Halaqah-halaqah (kelompok-kelompok) dzikir.”

🌿 Dari Hadits Abu Darda’ رضي الله عنه berikut ini dapat kita ambil faedah keutamaan menuntut ilmu sebagai berikut:
🌱5. Malaikat akan menaungi para penuntut ilmu dengan sayapnya. Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda,
و إنَّ الملائكةَ لَتضعُ أجنحتَها لطالبِ العلمِ رضًا بما يصنعُ ،
“Dan sesungguhnya para malaikat akan meletakkan sayap-sayapnya kepada para penuntut ilmukan karena ridho atas yang telah dilakukan.”
🌱6. Semua yang dilangit dan bumi akan memintakan ampunan para penuntut ilmu.
و إنَّ العالمَ لَيستغفرُ له مَن في السماواتِ و من في الأرضِ ، حتى الحيتانُ في الماءِ
“Dan seluruh apa yang ada di langit dan di bumi akan memintakan ampunan kepada seorang ahli ilmu, begitu juga ikan yang ada di tengah-tengah lautan.”
🌱7. Mereka adalah pewaris para Nabi,
و فضلُ العالمِ على العابدِ كفضلِ القمرِ على سائرِ الكواكبِ ، و إنَّ العلماءَ ورثةُ الأنبياءِ ، إنَّ الأنبياءَ لم يُورِّثوا دينارًا و لا درهمًا ، إنما ورَّثوا العلمَ ، فمن أخذه أخذ بحظٍّ وافرٍ
“Keutamaan orang ‘alim atas orang ahli ibadah adalah seperti keutamaan bulan pada malam purnama atas seluruh bintang-bintang. Sesungguhnya Para ulama adalah pewaris para Nabi. Sesungguhnya para Nabi tidaklah mewariskan dinar maupun durham, tetapi mereka mewariskan ilmu. Maka barang siapa yang mau mengambilnya, sesungguhnya dia telah mengambil bagian yang sempurna.” (HR. Ahmad disohih Al-Albany dalam At-TArghieb, 70)).

🌱 8. Mereka akan mendapatkan ketenangan dan rahmat.
Dari Abu Hurairah, berkata: Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda,
وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ
”Dan tidaklah sekelompok orang berkumpul di dalam satu rumah di antara rumah-rumah Allah; mereka membaca Kitab Allah dan saling belajar diantara mereka, kecuali ketenangan turun kepada mereka, rahmat meliputi mereka, malaikat mengelilingi mereka, dan Allah menyebut-nyebut mereka di kalangan (para malaikat) di hadapanNya.” [HR Muslim, 2699].

Dan disebutkan dalam hadits Abu Umamah dia berkata: “Disebutkan pada Rasulullah dua lelaki, salah satunya gemar beribadah dan yang satu pemilik ilmu, maka Rasulullah bersabda,
فَضْلُ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِى عَلَى أَدْنَاكُمْ. ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ حَتَّى النَّمْلَةَ فِى جُحْرِهَا وَحَتَّى الْحُوتَ لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الْخَيْرَ
“Keutamaan seorang pemilik ilmu dibanding orang yang gemar beribadah seperti keutamaan diriku dibanding orang yang paling rendah dari kalian.” Kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya serta penduduk langit dan bumi sampai semut dalam lubangnya, sampai ikan, mereka bershalawat (mendoakan) kebaikan bagi para pengajar manusia.”HR At-Tirmidzy,2685 dishahihkan Al-Albany dalam At-Targhib, no. 91) .

Wallahu a’lam bishawab